MTani Group

Unggul Itu Varietasnya, Bukan Benihnya. Kenali Perbedaannya

Varietas dan benih merupakan dua istilah yang sering digunakan secara bergantian dalam pembicaraan tentang budidaya tanaman, padahal keduanya memiliki pengertian yang berbeda. Varietas merujuk pada kelompok tanaman dengan karakteristik tertentu, seperti umur panen, bentuk tanaman, ketahanan terhadap hama dan penyakit, hingga potensi hasil. Sementara itu, benih adalah bagian tanaman yang digunakan sebagai bahan perbanyakan untuk menghasilkan tanaman baru. Sederhananya, varietas adalah “jenis atau identitas tanamannya”, sedangkan benih adalah “bahan yang digunakan untuk menanamnya.”

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda dalam budidaya. Varietas merupakan kelompok tanaman yang memiliki karakteristik atau susunan genetik tertentu dan menjadi pembeda dari varietas lainnya. Sementara itu, benih merupakan bahan tanam yang digunakan untuk menghasilkan tanaman baru. Artinya, varietas menunjukkan karakter tanaman yang akan ditanam, sedangkan benih menjadi bahan tanam untuk menghasilkan tanaman tersebut.

Dalam budidaya tanaman, istilah “unggul” merujuk pada karakter yang dimiliki suatu varietas. Karakter tersebut dapat berupa umur panen, potensi hasil, ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta kemampuan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan. Benih bermutu kemudian berperan dalam membawa potensi varietas tersebut ke lahan budidaya. Benih bermutu berperan penting dalam keberhasilan budidaya tanaman, dengan mutu yang tercantum pada kemasan benih bersertifikat yang meliputi kadar air, daya berkecambah, dan kemurnian benih (Wahyuningrum dkk, 2022).

Memahami perbedaan varietas dan benih membantu petani menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan lahan dan tujuan budidaya. Pemilihan benih sebaiknya tidak hanya didasarkan pada label atau istilah “unggul”, tetapi juga dengan mengenali karakter varietas yang akan ditanam. Sebagai contoh, benih padi M70D memiliki karakter genjah, tahan rebah, serta memiliki potensi hasil yang tinggi, sehingga karakter tersebut menjadi bagian dari keunggulan varietasnya. Pemahaman terhadap karakter varietas tersebut membantu petani menentukan benih sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan budidaya. 

Varietas dan benih memiliki peran yang berbeda, tetapi saling berkaitan dalam menentukan keberhasilan budidaya. Keunggulan tanaman melekat pada karakter varietas, sedangkan benih menjadi bahan tanam untuk membawa potensi tersebut ke lahan. Karena itu, pemilihan benih sebaiknya diawali dengan mengenali karakter varietas dan menyesuaikannya dengan kebutuhan budidaya. Dengan begitu, petani tidak hanya memilih berdasarkan label “unggul”, tetapi dapat menentukan benih yang tepat untuk mendukung potensi tanaman secara optimal.

Wahyuningrum, A., Zamzami, A., & Agusta, H. (2022). Pengaruh bobot 1,000 butir terhadap field emergence, pertumbuhan dan produksi beberapa varietas padi (Oryza Sativa L.). Buletin Agrohorti, 10(3), 321-330.

Penulis: Rizka Alvina Rachmawati

Editor: M-Tani Editor (Nur Syifaa Ramdani)

Share the Post: