Jogja Benih merupakan lembaga nonstruktural yang bergerak di bidang perbenihan dan perbibitan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Lembaga ini menjadi wadah yang mempertemukan berbagai pihak dari instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat yang bergerak di bidang perbenihan dan perbibitan.
Pada tahun 2026, Jogja Benih menghadirkan Jogja Benih Expo 2026 dengan tema “Penguatan Industri Benih Berbasis Inovasi Teknologi untuk Mendukung Kedaulatan Pangan dan Gizi”. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkenalkan inovasi, membangun kerja sama, serta memperluas jejaring di bidang perbenihan dan pertanian.
Jogja Benih Expo 2026 dilaksanakan di DKPP DIY dan Balai P3MBTP Unit Gading, Gunungkidul, Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan pelaku usaha, petani, pemerintah, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat yang memiliki minat di bidang pertanian.


Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan dan temu wicara, gelar teknologi, temu usaha dan suksesi, pameran pembangunan, temu teknologi, unjuk tangkas dan asas terampil, serta karya wisata. Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian expo adalah praktik PM-AAS Tabela yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY dengan menggunakan benih padi M70D. Praktik ini menjadi salah satu bentuk pengenalan teknologi dan inovasi budidaya padi secara langsung, sekaligus menunjukkan penerapan benih M70D dalam kegiatan pertanaman.
Dengan melibatkan berbagai pihak dalam ekosistem pertanian, Jogja Benih Expo menjadi ruang untuk berbagi informasi, memperkenalkan inovasi, dan memperluas jaringan di sektor pertanian.
Bagi pelaku industri benih seperti M-Tani, partisipasi dalam expo menjadi salah satu kesempatan untuk memperkenalkan produk dan memperkuat awarness brand di tengah masyarakat. Selain benih padi M70D, M-Tani turut membawa produk lainnya, seperti benih padi M410, benih jagung MH81, serta beras Un-Glu. Tidak hanya sebagai ajang promosi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun koneksi dengan petani, pelaku usaha, pemerintah, perguruan tinggi, dan berbagai pihak yang terlibat dalam perkembangan industri benih.


Melalui kegiatan seperti Jogja Benih Expo 2026, diharapkan semakin banyak inovasi dan teknologi pertanian yang dapat dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat, sekaligus mendorong penguatan industri benih nasional untuk mendukung kedaulatan pangan dan gizi.


